Bahasa Tumbuhan

(diambil dari blog saya terdahulu)

Waktu jalan-jalan di wikipedia, aku nemuin link yang menurut aku lucu. Di sini nih yang menurut aku lucu
http://map-bms.wikipedia.org/wiki/Basa_Brebes
Walaupun aku asli dari Tegal (*inibukaniklan*), tapi aku lebih lama di Brebes, soalnya masa SMP & SMA aku habiskan di Brebes.
Nah terus apa maksud title di atas? No offense, ini cuma guyon aja. Aku sering menyebut bahasa banyumasan sebagai bahasa tumbuhan. Sebenarnya sih aku cuma ngikutin istilah mas Tukul empat mata itu. Tapi bener kok, aku selalu senyum sendiri kalo denger bahasa-bahasa khas banyumasan. (Lho? aku kan orang Tegal) Emang, tapi tetep aja aku ngerasa klo bahasa Tegal tuh bahasa yang unik. mbalik maning nang laptop. Read more…

My First Job

(diambil dari blog saya terdahulu)

Oke, mumpung lagi mood nge-blog, aku mau nulis sesuatu, tapi karena aku ngga punya ide cemerlang akhirnya aku coba dulu nulis tentang diri aku dulu. Maaf kalo terkesan narsis, namanya juga ngomongin diri sendiri.

Aku sekarang bekerja di perusahaan pelayaran swasta yang katanya lumayan besar (alhamdulilah…), tapi di sana saya berada di Corporat IT, khususnya di bagian Team Migrasi Linux. Kebijakan direksi mengharuskan penggunaan software open souce di lingkungan perusahaan inilah yang membuat aku bisa bekerja di situ. Jadi jobdesk utama aku dan teman team yang lain adalah memigrasikan komputer yang unlisence menjadi lisence compliant dengan menggunakan Linux.

Aku bisa berada di Team ini karena bantuan teman sekaligus dosen aku waktu mengenyam kursus di LP3TNF Bekasi, Rossy. Tanpa beliau aku tidak akan bisa masuk Team di perusahaan ini, soalnya ini adalah pekerjaan pertama aku dan aku juga belum punya pengalaman plus melamar pekerjaan di situ cuma modal ijazah SMU saja (ijazah kelulusan dari NF belum keluar saat itu). Statusku emang masih kontrak di perusahaan itu, tapi toh aku tetep bersyukur mendapatkan pekerjaan, tahu sendiri gimana persaingan dunia kerja di Jakarta. Read more…

Profesor Tanpa Ijasah SMU

(Diambil dari kaskus, thanks to: koplock123)

gw dapet resensi bukunya dari pembaca di milis.

untuk liat profilnya ni linknya.

Ajip RosidiAda seorang putra Indonesia yang tak punya gelar akademik sama sekali, bahkan ijazah SMA pun tak punya karena ia tidak menamatkan SMA-nya, tetapi ia diangkat sebagai gurubesar di tiga perguruan tinggi di Jepang. Bagaimana bisa ?

Kita barangkali akan sulit meneladani tokoh yang satu ini, bukannya tidak mampu, tetapi kesempatan yang ada pada masa kita hidup saat ini sudah jauh berbeda dengan kesempatan yang lebar terbuka pada saat dahulu. Orang harus mampu, dan ada kesempatan untuk menunjukkannya, maka ia akan sukses. Memang kesempatan bisa diciptakan, tetapi belum tentu selalu menjadi terbuka. Ini cerita tentang seseorang, barangkali ada manfaatnya, paling tidak menekankan: no pain no gain !

Sebuah buku baru diterbitkan Pustaka Jaya, Januari 2008. Tebalnya setebal bantal, 1364 halaman, dicetak di kertas HVS. Meskipun tebal dan cetakannyabagus, harganya murah untuk buku setebal ini, Rp 95.000 (bandingkan dengan buku seri Harry Potter terakhir, Deadly Hollows, tebal 1008 halaman, berkertas dengan kualitas di bawah HVS, berharga Rp 175.000). Saat mengetahui harganya, saya cukup kaget juga, buku-buku yang dicetak biasa (bukan deluks) dengan tebal sekitar 200-300 halaman kini harga rata-ratanya sekitar Rp 35.000-50.000, dengan harga rata2 itu maka buku tebal Pustaka Jaya ini mestinya berharga sekitar Rp 250.000. Bagaimana buku setebal 1364 halaman ini harganya hanya Rp 95.000 ? Read more…

Pikirkan kembali jika ingin menjadi Technical Support IT

Membaca blog teman saya, si Ballo, membuat saya ingin ikut berbagi pengalaman sebagai IT support (karena kita satu team :p ), namun kali ini dilihat dari sudut pandang saya pribadi. Jadi maaf jika ada yang merasa tidak setuju dengan argumen yang saya kemukakan disini, karena mungkin juga saya memiliki beberapa pemikiran seperti yang ingin saya katakan ini bukan semata karena pekerjaannya, namun lebih ke arah kebijakan dari perusahaan dimana kita kerja. Bingung yah?? nanti saya coba jelaskan.

Saya bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki kebijakan, “Semua posisi pekerjaan yang tidak termasuk core bussiness, seperti security, office boy, dan beberapa yang lain (termasuk juga beberapa posisi di bagian IT), akan dihandle oleh tenaga outsourcing”. Ternyata IT Support masuk bagian ini. Lalu kenapa title di atas kedengarannya agak provokatif? Sabar…. akan saya jelaskan semua sebisa saya. Disini saya tidak mengatakan ‘tidak’ untuk pekerjaan IT Support, yang saya kritisi disini adalah pekerjaan IT Support + kebijakan outsourcing dari perusahaan. Read more…

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

This is my new blog…. Try to manage my own site using hosting provider… Still n00b anyway….

enjoy…